Selayang Pandang Desa Olilit : Lingkungan Geografis dan Mata Pencaharian Lokal

Desa Olilit merupakan sebuah desa yang berada cukup dekat dengan perbatasan perairan antara Indonesia dan Australia. Berjarak kurang lebih 400km dari Darwin, Australia, membuat desa ini menjadi salah satu desa terluar di wilayah Indonesia.

Secara administratif, desa ini termasuk dalam wilayah Kecamatan Tanimbar Selatan, Kota Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku. Perjalanan menuju desa ini dapat ditempuh melalui laut maupun udara. Hanya menempuh waktu tidak lebih dari satu jam perjalanan dari Bandara Mathilda Batlayeri, Saumlaki, serta terdapat sebuah pelabuhan di Saumlaki maka kita sudah dapat memijakkan kaki di Desa Olilit.
Meski menyandang status sebagai desa yang wilayah perairan lautnya tidak jauh dari wilayah negara lain, kita tidak perlu khawatir dengan berbagai sarana dan prasarana yang terdapat di Desa Olilit.

Terdapat berbagai macam sarana dan prasarana yang dapat memudahkan kehidupan di desa ini seperti penginapan, hotel, layanan perbankan, aliran listrik, kondisi jalan yang sudah beraspal. Selain itu, keberadaan hutan lindung di wilayah desa ini membuat keseimbangan ekosistemnya tetap terjaga.
Berada di antara perairan Indonesia bagian timur yang luas membuat desa ini begitu kaya akan sumber daya laut. Tidak heran jika menjadi nelayan merupakan salah satu mata pencaharian utama penduduk di Desa Olilit.

Berbagai macam jenis ikan laut dapat dengan mudah ditangkap oleh nelayan setempat, seperti kerapu, kakap merah, tenggiri, udang, lobster, dan lain sebagainya. Sebagian besar ikan laut yang disajikan di desa ini merupakan ikan-ikan segar yang baru saja ditangkap oleh nelayan setempat. Selain hasil laut, desa ini juga kaya akan sumber daya hasil perkebunan seperti kelapa, ubi, jagung, singkong, pisang dan sayuran. Bisa dikatakan bahwa tanah yang subur di desa ini dapat menjamin ketersediaan pangan bagi penduduk yang tinggal di dalamnya.

(by Muhamad Arifin. muhamad.arifin137@gmail.com)
Facebook Comments

3 Comments

Tinggalkan Balasan